PERHIMPUNAN PENJELAJAH ALAM BENCANA DAN KONSERVASI GENERASI RIMBA ALAM SEMESTA (GRAS) MENJADI MOTIVATOR KEGIATAN HARI SUNGAI NASIONAL 2019 DI DESA KUALA KECAMATAN SIBOLANGIT
EXPLORE VIPHO GRAS - Sungai adalah bagian permukaan bumi yang
letaknya lebih rendah dari tanah disekitarnya dan menjadi tempat mengalirnya
air tawar menuju ke laut, danau, rawa atau sungai yang lain. Sungai, dari hulu
ke hilir menjadi sumber kehidupan yang penting bagi kehidupan berbagai makhluk
hidup.
Sungai bukan hanya
milik manusia seorang, namun sungai juga merupakan habitat bagi makhluk ciptaan
Tuhan lainnya. Banyak satwa dan tumbuhan, juga makhluk hidup lain yang
menjadikan sungai sebagai habitat mereka, juga masyarakat lokal yang menjadikan
sungai sebagai urat nadi penghidupan mereka, tak bisa disangkal bahwa
kelangsungan dan kesejahteraan hidup mereka bergantung pada sungai. Tak hanya
sebagai alat transportasi dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, masyarakat
sekitar juga mengandalkan sungai sebagai sumber ekonomi. Namun pengembangan
pembangunan di sekitar hutan yang tidak memperhatikan kawasan tangkapan air
membuat ekosistem sungai terganggu. Hal ini menyebabkan terjadinya erosi,
sedimentasi dan pencemaran.Sibolangit, 26
Juli 2019.
Dalam
rangka memperingati Hari Sungai Nasional Tahun 2019, Forum Komunikasi Kader
Konservasi Indonesia (FK3I) Koordinator Cabang Deli Serdang bersama dengan
Balai Besar KSDA Sumatera Utara dan Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan
Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS) melaksanakan rangkaian kegiatan
peringatan yang dilaksanakan pada Jumat, 26 Juli 2019, dilingkungan sekolah SMP
Negeri 2 Sibolangit dan kawasan TWA Sibolangit.
Habibullah Nasution, Ketua Koordinator Cabang FK3I Deli Serdang,
didampingi Kepala Bidang Konservasi Wilayah I Kabanjahe, diwakili Kepala Seksi
Konservasi Wilayah I Sidikalang, Tuahman Tarigan, S.Sos., Kepala Resort CA/TWA
Sibolangit, Samuel Siahaan, SP. Dan Ketua Umum GRAS Nurhabli Ridwan , dalam
penjelasannya menyebutkan bahwa kegiatan Peringatan Hari Sungai Nasional Tahun
2019 dilaksanakan 2 hari berturut-turut, tanggal 26 dan 27 Juli 2019, tujuan Hari Sungai Nasional untuk melestarikan
sungai dan ekosistem.
Khusus tanggal 26
Juli 2019, kegiatan dipusatkan di SMP Negeri 2 Sibolangit, dimaksudkan sebagai
edukasi kepada generasi muda khususnya pelajar untuk menghargai lingkungan
sekitar, termasuk sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Oleh karena
itu kegiatan utama yang dilakukan adalah aksi pungut sampah dilingkungan sekolah
dengan melibatkan seluruh siswa serta guru-guru, ujar Habibullah.
Dan untuk tanggal 27 Juli 2019 besok
lanjutnya, telah disepakati 15 kepala desa yakni Bandar Baru, Sukamakmur,
Durin Serugun, Betimus Baru, Batu Layang, Puangaja,Sibolangit, Tambunan,
Sembahe, Batu Mbelin, Kuala, Sayur, Bengkurung, Rumah Kinangkung, Buluh Anwar.
Dalam MoU tersebut terkait dengan pelestarian ikan tawar jenis Jurung,
masyarakat dilarang mengambil ikan dengan alat jaring, jala, bom, racun, hanya
boleh dengan pancing (kail). Yang telah sukses membina ikan Jurung di 4 titik
lubuk Sungai Betimus Dusun Permandian Desa Rumah Kinangkung adalah peran serta
Yayasan Ate Kelleng. “Ini semua merupakan objek wisata yang akan dibenahi di
kecamatan Sibolangit", katanya.
Dikemukakannya lagi, tantangan dalam
menyukseskan ekosistem adalah sampah plastik di alur sungai. Pembuangan air
limbah ke alur sungai yang mencemari air sungai, termasuk limbah yang bisa
mematikan ikan sungai dan kolam.
Hanya dalam waktu 1 jam,
terkumpul 4 karung sampah, khususnya sampah plastik, dari lingkungan sekolah.
Disela-sela kegiatan, Kepala Resort CA/TWA Sibolangit, Samuel Siahaan, SP.,
juga menggunakan kesempatan untuk memberi penyuluhan kepada siswa-siswi,
mahasiswa dari Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) dan Fakultas
Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, yang ikut serta dalam
kegiatan aksi bersih dan pungut sampah, tentang bahaya sampah plastik dan
perlunya mengubah perilaku penggunaan bahan-bahan dari plastik, seperti :
minuman mineral berbahan plastik, serta plastik kresek.
Kepala SMP Negeri 2 Sibolangit, Drs. Marumbal Siahaan, M.Pd.,
menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada FK3I Koordinator Cabang Deli
Serdang, Balai Besar KSDA Sumatera Utara dan GRAS atas penyelenggaraan kegiatan
Peringatan Hari Sungai Nasional Tahun 2019 di lingkungan SMP Negeri 2
Sibolangit, dan berharap kegiatan ini memberi manfaat edukasi bagi siswa serta
dapat rutin dilakukan setiap tahunnya.
Peringatan ini
selain diikuti seluruh siswa dan guru-guru, juga turut hadir mahasiswa dari USU
dan UIN Sumatera Utara, Kelompok Sadar Wisata Sibolangit, perwakilan PDAM
Tirtanadi Cabang Sibolangit dan lembaga mitra kerjasama Balai Besar KSDA
Sumatera Utara ISCP. Kegiatan ini pun didukung oleh Bupati Deli Serdang, Kepala
Kepolisian Resort Kota Besar Medan dan Kepala Kepolisian Sektor Pancur Batu.
Puncak
Peringatan Hari Sungai Nasional (HSN) di Desa Kuala Kecamatan Sibolangit,
Deliserdang ditandai pembauran bibit ikan ke Sungai Betimus, penanaman pohon di
bantaran sungai, pembagian bibit pohon berbuah dan bunga kepada perwakilan 15
Desa, perlombaan memancing ikan jurung dibuka Camat Sibolangit, sekaligus
penyerahan hadiah didampingi panitia, acara berjalan sukses.
Ketua
Umum Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam
Semesta Nurhabli Ridwan menjadi motivator pada saat pembukaan acara mengatakan
pentingnya sungai tak lepas dari kehidupan kita, mari jaga sungai dari
pencemaran limbah yang dapat mengancam kesehatan kita, jangan buang sampah ke
sungai jadikan sampah sebagai bahan daur ulang sehingga dapat bermanfaat dan
menjadi nilai jual.
Dalam memperingati hari Sungai Nasional yang jatuh tanggal
27 Juli 2019 ini, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto,SIK,SH,Msi
melakukan kunjungan ke Desa Kuala Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang
(Sabtu 27/7/2019).
Dalam kunjungan nya ke Desa Kuala , Kapolrestabes Medan didampingi oleh
Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago,SH,MH .
Dalam sambutannya Kombes
Pol Dr Dadang Hartanto SIK,SH,Msi di dampingi Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir
Chaniago,SH,MH mengatakan ” Mari kita sama-sama menjaga sungai atau
melestarikan sungai, dengan cara “ jangan buang sampah sembarangan dan
pertahankan jernih air ini yang sudah bagus jangan di kotori. “ Mari kita
lestarikan alam yang jernih ini supaya menjadi indah , agar tempat ini menjadi
tempat yang bersih , tertib , aman dan rapi serta lebih indah “.
Hadir dalam kegiatan puncak
hari sungai nasional 2019 tersebut “Camat Sibolangit ,Bhabinsa Desa Kuala ,
Kades Kuala Kecamatan Sibolangit , Anggota Genetika FP UISU, Mahasiswa UINSU ,
Warga Desa Kuala ,Tokoh Masyarakat Kecamatan Sibolangit .



Tidak ada komentar